MANAJEMEN KONFLIK

Konflik merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan. Pasti disetia kita menjalani kehidupam ini, pasti tidak akan yang luput dari konflik.
Penyebab konflik ada dua yaitu..
1.Faktor Manusia
2.Faktor Organisasi

Akibat konflik
Dampak negatif
1. Awalnya membua hubungan jadi renggang
2. Menghambat komunikasi
3. Mengganggu kerjasama team atau teamwork

Dampak Positif
1. Membuat suatu organisasi lebih harmonis
2. Bertemunya solusi yang tepat dan konkrit
3. Mengerti apa aja yang kurang dari kita dan lawan bicara.

Strategi Mengatasi Konflik
Munculnya konflik tidak selalu bermakna negatif, artinya jika konflik dapat dikelola dengan baik, maka konflik dapat memberi kontribusi positif terhadap kemajuan sebuah organisasi.

Beberapa strategi mengatasi konflik antara lain adalah:

1. Contending (bertanding) yaitu mencoba menerapkan solusi yang lebih disukai salah satu pihak atau pihak lain.
2. Yielding (mengalah) yaitu menurunkan aspirasi sendiri dan bersedia menerima kurang dari apa yang sebetulnya diinginkan.
3. Problem Solving (pemecahan masalah) yaitu mencari alternatif yang memuaskan aspirasi kedua belah pihak.
4. With Drawing (menarik diri) yaitu memilih meninggalkan situasi konflik baik secara fisik maupun psikologis. With drawing melibatkan pengabaian terhadap kontroversi.
5. Inaction (diam) tidak melakukan apapun, dimana masing-masing pihak saling menunggu langkah berikut dari pihak lain.

Faktor-faktor Penyebab Konflik
1.Perbedaan Individu, perbedaa pendirian dan perasaan.
2.Perbedaan latar belakang Kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda pula.
3.Perbedaan Kepentingan antara individu atau kelompok.

Teknik Penyelesaian Konflik
1.Rujuk, merupakan suatu usaha pendekatan dan hasrat untuk kerja-sama dan menjalani hubungan yang lebih baik, demi kepentingan bersama.
2.Persuasi, yaitu usaha mengubah posisi pihak lain, dengan menunjukkan kerugian yang mungkin timbul, dengan bukti faktual serta dengan menunjukkan bahwa usul kita menguntungkan dengan sopan.
3.Pemecahan masalah terpadu, usaha menyelesaikan masalah dengan memadukan kebutuhan kedua pihak.
4.Pemaksaan dan penekanan, cara ini memaksa dan menekan pihak lain agar menyerah .
5.Intervensi (campur tangan) pihak ketiga, Apabila yang bersengakutan tidak bersedia berunding atau usaha kedua pihak menemui jalan buntu, maka pihak ketiga dapat dilibatkan dalam penyelesaian konflik.

Komentar